Destinasi Wisata Religi Ke Masjid Terindah Di Jawa Timur

Baik menara batu bata, atap dan dindingnya sangat kental dengan nuansa Hindu. Pembangunan masjid semacam itu bukanlah hal baru di beberapa bagian nusantara, karena pembangunan masjid pada waktu itu tidak pernah memikirkan tradisi arsitektur Islam di Timur Tengah.

Seperti yang dijelaskan oleh Gandi Gandori, bahwa masjid-masjid di Indonesia ini mempunyai desain yang epic dan sangat bagus.

Di masjid-masjid tua, bukan segitiga biasa yang ditandai, tetapi bentuk piramida persegi panjang atau piramida yang disebut Tajug.

Bentuk atap di selimuti oleh Kubah Masjid yang cukup panjang dan lebar hampir selalu ditemukan di masjid-masjid kuno di berbagai pulau di Indonesia, terutama Jawa. Bangunan 10 lantai ini tidak dibangun dalam semalam.

Destinasi Wisata Religi Ke Masjid Terindah Di Jawa Timur

Untuk selanjutnya memperluas kapasitas para penyembah, yang telah meningkat sejak peristiwa pada tahun 1965, beranda bertingkat juga dibangun untuk menampung hingga 5.000 jamaah. Proses konstruksi dapat diselesaikan pada akhir tahun 1971.

Periksa pelabuhan air dan rumah pompa di Surabaya untuk memastikan bahwa banjir tidak mengganggu Surabaya, Jawa Timur. Berbicara tentang pintu air, di Kota Helden ada sejumlah gerbang yang telah ada sejak zaman Belanda dan telah dibangun sendiri, termasuk Jagir, Kayun, Petemon, Patuah, Simo dan Bozem Morokrambangan dan Kandangan. Masjid Agung Sunan Ampel memiliki gaya arsitektur yang cocok dengan bahasa Jawa kuno dan Arab Islam.

Namun, Masjid Tiban di Malang telah dibuat sejak 1978. Aula ini dibangun dengan konsep persatuan antara estetika lingkungan dan fungsi alun-alun sebagai ibadah, untuk ibadah tertentu seperti sholat Ied dan lainnya.

Masjid ini memiliki koneksi dengan sejarah penyebaran Islam di Kota Batu. Seperti Masjid Muhammad Cheng Hoo di Surabaya, pendirian masjid ini diprakarsai oleh komunitas Tionghoa yang merupakan anggota Asosiasi Islam Cina Indonesia (PITI) dan komunitas lokal.

Masjid ini memiliki atap lima lantai dengan titik kerucut, seperti pagoda. Desain gerbang dan gerbang masuk ke masjid juga menyerupai candi yang didominasi warna merah, kuning, dan hijau.

Jika Anda tertarik dengan sejarah penyebaran Islam di pulau Jawa, cobalah perjalanan keagamaan untuk mengunjungi 5 masjid bersejarah berikut. Untuk konsep Bangunan Masjid Jami ‘Al Baitul Amien Jember, pemerintah menunjuk arsitek California, Yaying K. Keser A.I.A, Jakarta, lulusan arsitek.

Untuk kediaman Bupati Kanjeng dan kegiatan bisnis sehari-hari, kediaman resmi bupati lama dibangun (sekarang kompleks perbelanjaan di sebelah timur gedung Dipayana yang pernah digunakan sebagai kantor CPM).

Sebagai situs suci terbesar di kota ini, Masjid Agung Kediri dapat dianggap sebagai objek wisata religius yang paling penting bagi beberapa pelancong yang mencari ketenangan pikiran.

Jati dari berbagai daerah di Jawa Timur diimpor untuk menjadi bahan dasar masjid ini. Arsitektur bangunan menunjukkan bahwa masjid ini masih menggunakan akulturasi budaya lokal dan Budha Hindu.

Van Dijk mencatat bahwa orang Belanda yang ikut serta dalam ekspedisi VOC ke Jawa Timur pada tahun 1678 kagum pada kesamaan Masjid Suci dengan kuil-kuil di India.

Masjid ini juga dilengkapi dengan area untuk tempat parkir yang cukup luas,sehingga dengan ini akan memudahkan pengunjung yang hendak memarkir kendaraannya. Ruang utama masjid ditempatkan di lantai dua, sementara lantai satu digunakan sebagai tempat wudhu yang cukup luas.

Bukan hanya itu, pungunjung juga dapat mencicipi beragam kuliner menarik di depan pusat Masjid yang ,mana kebanyakan akan ramai saat bulan Ramadhan tiba yang mana bulan yang di rindukan oleh Umat Islam di seluruh dunia,tak terkecuali Indonesia,karena Indonesia adalah negara dengan penduduk mayoritas muslim, maka tidak heran keberadaan masjid di Indonesia jumlahnya sangat banyak, termasuk di Bogor.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *